Gelombang pasang itu menerjang kawasan pantai di Labuhan Lalar, pesisir barat Pulau Sumbawa. Gelombang datang tiba-tiba, dan menghantam rumah warga yang rata-rata berjarak kurang 10 meter dari bibir pantai. Air laut telah menggenangi area 50 meter dari bibir pantai yang dihuni 800 Kepala Keluarga.
"Warga yang rumahnya roboh, kini menungsi di rumah tetangga dan di masjid," kata Khairul Razikin, Kepala Desa Labuhan Lalar yang dihubungi detikcom, Senin siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa kami kuatirkan itu akhirnya terjadi. Ombak datang menerjang tiba-tiba," terangnya.
Tak ada korban jiwa. Saat ombak menerjang, sebagian orang dewasa tengah beraktivitas di luar rumah, sehingga bisa menyelamatkan diri. Sementara anak-anak tengah bersekolah. Belum dipastikan, berapa kerugian yang ditimbulkan.
Dalam tiga tahun terakhir, kata Khairul, Desa Labuhan Lalar selalu dihantam gelombang pasang. Rumah yang rusak diterjang ombak Senin siang, tadinya berada di deretan ketiga dari bibir pantau. Mei tahun lalu, dua deretan rumah telah lebih dulu hancur dihantam gelombang serupa.
"Belum ada bantuan dari pemerintah. Sementara bantuan kami kumpulkan dari sesama warga," ujarnya.
(djo/djo)










































