"Iya semalam sekitar setengah delapan (dia menjenguk). Saya agak sedikit kaget, sampai hampir loncat. Ini siapa lagi? Dia tanya, apakah masih ingat saya. Ya saya ingat," kata Tama di RS Asri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (12//2010).
Kepada Tama, TR bermaksud mengklarifikasi bahwa dia tidak terlibat kejahatan itu. "Dia hanya berusaha menolong saya," ujar Tama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemunculan TR terasa misterius karena dia enggan menyebut identitas lengkapnya pada wartawan, termasuk saat di-BAP polisi.
Β
Saat ini penjenguk Tama terus berdatangan antara lain Bambang Widjojanto, dan staf dari KPK.
(aan/nrl)











































