Seperti dikutip dari news.com.au, Senin (12/7/2010), sebelumnya, karena adanya kesalahan teknis, hanya 3 halaman saja dari 67 halaman majalah yang dapat dibaca. Majalah dengan nama "Inspire" ini online pertamakali di Semenanjung Arab.
Seperti diduga, majalah tersebut memuat artikel-artikel yang kontroversial. Misalnya saja tulisan pendek namun detil karya Anwar Awlaki, yang mengajarkan tentang bagaimana membuat bom dari bahan-bahan yang ditemukan di dapur.
Menurut sumber-sumber intelijen, majalah merupakan langkah Al Qaeda untuk memperluas jaringan mereka. Analisis yang lain menyebutkan, majalah ini ditujukan untuk membangun radikalisasi barat.
Selama ini, Al Qaeda juga menggunakan saluran internet untuk menyebarkan pesan-pesan mereka. (irw/irw)











































