Acara pada Minggu (11/7/2010) ini bertajuk Djogja Onthel Carnival (DOC) 2010 yang digelar oleh komunitas Paguyuban Onthel Djogjakarta (Podjok) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta.
Karnaval dimulai dari Benteng Vredeburg Yogyakarta yang dibuka Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto dan dihadiri Kadis Pariwisata Yogyakarta, M Tazbir. Ribuan penggemar sepeda onthel khususnya sepeda tua atau kuno dari berbagai komunitas di seluruh Indonesia hadir. Acara dimeriahkan dengan adanya prajurit gaya Kraton Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madiun, Magetan, Ngawi, Banjarbaru Kalimantan Selatan dan lain-lain.
Dalam acara itu, hampir semua peserta menggunakan sepeda onthel kuno serta mengenakan pakaian jaman dulu. Dalam acara itu, para peserta tidak hanya bernostalgia menggunakan sepeda kuno atau antik, namun untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas mengenai manfaat bersepeda yang menyehatkan dan jauh dari polusi.
Dari pintu gerbang Benteng Vredeburg, karnaval onthel ini menyusuri jalanan Kota Yogyakarta seperti kawasan Alun Alun Utara, Alun Alun Selatan, Jalan Sultan Agung, kantor Balaikota Yogyakarta Timoho, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Sudirman, Tugu Yogyakarta, Malioboro dan berakhir kembali di Benteng Vredeburg.
"Ini kegiatan positif sebagai bentuk kampanye sepeda sebagai moda transportasi yang paling ramah lingkungan. Kami terinspirasi terhadap Gubernur DIY Sri Sultan yang beberapa tahun lalu membiasakan diri bersepeda setiap ke kantor di hari
Jumat. Itu kemudian diikuti Walikota Yogyakarta, Pak Herry Zudianto," kata Ketua
Panitia acara DOC 2010, Munthowil di sela-sela acara, di Benteng Vredeburg.
Menurut dia, kampanye bersepeda ini harus terus digalakkan dan saat ini sudah mendapat respon berbagai komunitas sepeda di seluruh Indonesia.
Kampanye bersepeda oleh para tokoh pemerintahan tersebut pun di pandang perlu tindak lanjut. Program Djogdja Onthel Carnival ini pun diharapkan mampu menjadi dukungan moril dan konkrit terhadap upaya kampanye kepada masyarakat tersebut.
Sisi positif lainnya adalag bisa menggalakkan kegiatan pariwisata di Yogyakarta.
Sementara Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto menyatakan mendukung kegiatan tersebut karena akan berdampak positif untuk ikut mengurangi dampak global warming. "Sugeng rawuh, selamat datang di Kota Yogyakarta. Silahkan menikmati indahnya Yogya dengan bersepeda dan hati yang riang. Dari Yogya untuk Indonesia," kata Herry saat memberikan sambutan.
(bgs/fay)