Pengurus Pusat HKTI Dinilai Pentingkan Diri Sendiri

Jelang Munas HKTI

Pengurus Pusat HKTI Dinilai Pentingkan Diri Sendiri

- detikNews
Jumat, 09 Jul 2010 23:23 WIB
Jakarta - Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Bali, mulai muncul konflik internal. Di antaranya kasus pembekuan DPD HKTI Jawa Timur dan tudingan pengurus DPN HKTI hanya mementingkan eksistensi sendiri sehingga bisa mengkerdilkan kepemimpinan Prabowo Subianto.

"Pak Prabowo itu orang baik, cuma orang di sekelilingnya hanya mementingkan eksistensi sendiri dengan pembekuan DPD HKTI Jatim dan mengangkat panpel dari orang luar," kata Ketua DPD Jawa Timur, Heri Suginaryo, yang kepengurusannya dibekukan oleh DPN HKTI, karena dianggap tak loyal kepada Prabowo Subianto dalam jumpa pers di DPP PPD, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/7/2010).

Menurut Heri, banyak cara dan upaya yang dilakukan pengurus pusat HKTI justru kontra produktif dengan langkah Prabowo sebagai Ketua Umum. Di antaranya langkah pembekuan kepengurusan DPD HKTI Jawa Timur, serta penetapan panpel Munas HKTI di Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini justru mengkerdilkan Prabowo, bukan pencitraan. Ini yang saya sayangkan. Kenapa orang lain yang harus bekerja, kenapa outsourcing," jelasnya.

Heri menjelaskan, selama ini DPN HKTI dianggap tidak memiliki program kerja yang jelas. Akibatnya, banyak DPD HKTI di sejumlah daerah tidak memiliki aktivitas, termasuk di tingkat kabupaten dan kota. Padahal, banyak pemerintah daerah mengundang HKTI untuk membicarakan kebijakan-kebijakan di daerah, walau sekadar memberikan masukan saja.

Oleh karena itui, Heri berharap dalam Munas HKTI mendatang muncul figur yang lebih aplikatif, mudah dihubungi petani dan banyak memiliki program kerja, termasuk ke daerah.

"Mau berlatar belakang parpol atau bukan, yang penting bisa dekat dengan petani, memiliki program. Sama seperti Indonesia yang beraneka ragam agama, kan tetap bisa rukun dan bekerja," tegasnya.

Untuk diketahui, dalam Munas HKTI mendatang sudah muncul para kandidat Ketua Umum, di antaranya Prabowo Subianto. Muncul juga Titiek Soeharto, Jafar Hafsah (PD), Oesman Sapta Odang (Ketum DPP PPD). Terakhir ada kabar, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun akan ikut meramaikan bursa ini.

(mpr/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads