"Iya tadi Mas Ota (Mas Achmad Santosa) datang, sekitar pukul 12.00 WIB. Lebih kurang 5 sampai 10 menitlah," kata Wakil Koordinator ICW, Andan Topan Husodo di RS Asri, Jl Duren Tiga, Jumat (9/7/2010).
Dia mengatakan, kedatangan Ota tersebut sebagai bentuk solidaritas dari Satgas kepada ICW. Karena menurut Ota, ini adalah konsekuensi yang mau tidak mau telah dipertimbangakan oleh Tama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menambahkan kedatangan Ota kali ini, untuk menyampaikan salam dari mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Adnan Buyung Nasution dan Jimly Asshiddiqie.
Selain Satgas, siang tadi Tama juga dijenguk oleh Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim dan Wakil Komnas HAM Nurcholis serta Ridha Saleh. Saat menjenguk, menurut Adnan, Komnas HAM mengatakan siap turun tangan melihat kasus yang menimpa Tama.
"Komnas HAM secara tersirat mengatakan turut melibatkan diri untuk mengusut apa yg dialami Tama, Komnas HAM juga tadi bertanya yang lebih detil tentang kronologis kejadiannya. Walaupun memang nggak ada pernyataan khusus," paparnya.
Kondisi Tama sendiri saat ini menurutnya, sudah jauh membaik. Tampak yang baru datang untuk menjenguk Tama, aktivis dari Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi.
(lia/fay)











































