"Sampai pagi ini kita baru periksa tiga orang saksi. Kita akan mengungkap pelaku secara profesional," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang kepada detikcom, Jumat (9/7/2010).
Edward pun enggan menjelaskan secara rinci siapa saksi yang sudah diperiksa selain Khadafi. Hal itu dilakukan demi menjaga keselamatan saksi. Sedangkan untuk Tama, polisi masih belum memeriksa secara formal.
"Ya hanya interogasi saja. Kita prioritaskan memulihkan kesehatannya dulu," tegasnya.
Tama, staf Divisi Investigasi ICW, dibacok oleh 4 orang tidak dikenal usai nonton bareng Piala Dunia 2010 di Kemang, Jaksel. Saat kejadian, Tama sedang berboncengan dengan salah satu rekannya, namun bukan aktivis ICW yakni La Ode Muhammar Khadafi.
Tama adalah anggota ICW yang ikut melaporkan kasus rekening gemuk para jenderal polisi ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Saat di tengah perjalanan menuju pulang, tiba-tiba Tama dipepet 2 motor Yamaha RX King.
Keempatnya memukul Tama dengan benda tumpul. Akibat kejadian ini, iaΒ mengalami luka parah di bagian kepala dan dirawat secara intensif di RS Asri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Tama mendapatkan 29 jahitan di kepalanya.
(gus/asy)











































