"Usut tuntas kasus kekerasan terhadap Aktivis ICW dan Majalah Tempo," kata Ketua Front Mahasiswa Nasional, Nur Shohib Ansyari dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (8/7/2010).
Menurutnya, kekerasan yang dilakukan itu menunjukkan gejala semakin fasisnya pemerintahan SBY-Boediono.
"Tindakan kekerasan dan anti demokrasi kembali terjadi di bawah kekuasan rezim anti rakyat SBY-Boediono, yang dari hari ke hari semakin menunjukan watak fasisnya untuk menghadapi sekian banyak
kritik dan protes atas kinerja kekuasaannya yang bobrok," kata dia.
Ia juga menambahkan, pengeroyokan yang dilakukan kemungkinan ada kaitannya dengan pengungkapan rekening gendut petinggi Polri. Mengingat Tama ikut melaporkan kasus rekening gendut Petinggi Polri.
"Tidak ada persoalan ataupun perselisihan di jalan sebelum insiden ini terjadi, tidak ada kehilangan atau perampasan barang berharga seperti pada peristiwa perampokan pada biasanya. Pelaku berjumlah banyak dan berkelompok, dan yang menjadi korban hanya Tama satrya Langkung," tutupnya. (anw/anw)











































