Dipanggil Ulang Kejagung, Yusril Tanggapi Dingin

Dipanggil Ulang Kejagung, Yusril Tanggapi Dingin

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2010 17:19 WIB
Dipanggil Ulang Kejagung, Yusril Tanggapi Dingin
Jakarta - Setelah urung memeriksa dua tersangka kasus Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum), Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo pada 1 Juli lalu, Kejagung menjadwalkan kembali pemeriksaan pada 12 Juli mendatang. Yusril menanggapi dingin ketika ditanya mengenai kehadirannya pada pemanggilan kedua tersebut.

"Tidak menguntungkan mengajukan pertanyaan seperti itu. Kita lihat saja. Kita, kan, akan berperkara di MK," ujar Yusril usai acara diskusi di Doekoen Cafe, Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (8/7/2010).

Yusril mengaku ada konspirasi yang membuat dia menjadi tersangka dalam kasus ini. Dirinya juga sudah menduga sejak lama bahwa dalam kasus ini sarat dengan rekayasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Romli juga sama pendapatnya dengan saya, ini rekayasa. Dan kami mendengar kabar bahwa salah satu jaksa yang menjadi tim penyidik pada waktu itu ngotot dan ngomong macam-macam. Sehingga menimbulkan ada anggapan subjektivitas di balik ini semua," paparnya.

Pada akhirnya mantan Menteri Kehakiman ini menyimpulkan ada dua motif dalam kasus yang menimpa dirinya ini. "Pertama bisnis dan kedua politik untuk mengangkat kasus ini jadi kasus pidana," jelas Yusril.

Yusril berharap pada Kejaksaan agar tidak ditunggangi oleh kepentingan kepentingan persaingan bisnis.

"Sehingga Pak Romli dan saya ini jadi korban mereka," tutupnya. (mpr/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads