"Berbagai peristiwa akhir-akhir ini, Polri memang seolah-olah ada kaitannya dengan Tempo dan pembongkaran rekening Pati Polri. Tapi dugaan ini perlu dibuktikan secara serius oleh pihak Kepolisian," ujar pengajar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Bambang Widodo Umar di kantor ICW, Jl Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2010).
Menurut Bambang, jika polisi tidak profesional, kemuliaan polisi terkotori. Sementara itu, Koordinator Kontras Usman Hamid berharap, polisi tidak berada dibalik kasus pelemparan bom molotov di kantor Majalah Tempo dan penyerangan Tama. Dua peristiwa itu terjadi terlalu berdekatan.
"Hampir mustahil menghindari dugaan itu," kata Usman.
(nik/fay)










































