Kecaman Atas Penyerangan pada Aktivis ICW Terus Mengalir

Kecaman Atas Penyerangan pada Aktivis ICW Terus Mengalir

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2010 15:59 WIB
Jakarta - Kecaman atas penyerangan pada aktivis ICW Tama S Langkun terus mengalir. Sejumlah organisasi meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas insiden yang dinilai sebagai teror dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Aparat kepolisian tidak boleh tinggal diam dengan tindakan teror tersebut," kata Koordinator The Wahid Institute, Rumadi dalam siaran pers, yang diterima detikcom, Kamis (8/7/2010).

The Wahid Institute menduga serangan tersebut bukan murni tindakan kriminal, akan tetapi terkait aktivitas yang dilakukan korban dan ICW yang terus bersuara lantang melakukan upaya pemberantasan korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serangan tersebut merupakan aksi premanisme dan teror terhadap upaya pemberantasan korupsi," imbuh Rumadi.

Selain itu, hal senada juga disampaikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Polri harus segera menuntaskan insiden penyerangan ini.

"Polri tidak bisa tidak harus membuka diri dalam mengusut kasus ini. Penganiayaan ini menimbulkan keprihatinan berbagai pihak," terang Ketua PP KAMMI bidang Kebijakan Publik Agung Andri dalam siaran persnya.

(ndr/fay)


Berita Terkait