Kalla Tegaskan Tabung Gas Bukan Bom

Kalla Tegaskan Tabung Gas Bukan Bom

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2010 15:47 WIB
Kalla Tegaskan Tabung Gas Bukan Bom
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyangkal opini yang berkembang di masyarakat bahwa tabung gas 3 kg adalah bom yang sewaktu-waktu bisa meledak. JK adalah pencetus ide konversi minyak tanah ke gas yang dimulai tahun 2007.

"Tabung gas itu bukan bom," kata JK saat memberikan kuliah umum tentang kemanusiaan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (8/7/2010).

Ia menegaskan tidak ada satu pun kasus ledakan yang disebabkan oleh kebocoran tabung gas 3 kg. Ledakan disebabkan karena kebocoran pada selang dan regulator tabung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada satu pun bukti bahwa tabung itu bocor, tidak ada," lanjut JK usai memberi kuliah.

Ia mengatakan, kebocoran selang dan regulator disebabkan kelalaian pemakai. Kelalaian itu adalah belum digantinya dua komponen itu sejak tabung gas program konversi itu dibagikan 3 tahun lalu.

JK menjelaskan, menurut data hitungan media massa, terjadi 36 kali ledakan yang terkait tabung gas 3 kg dalam kurun waktu 3 tahun. Dengan asumsi jumlah tabung saat ini sebesar 70 juta, maka perbandingan ledakan adalah 1:2 juta tabung.

"Sedangkan 60 persen kebakaran per tahun itu disebabkan korsleting listrik," ujarnya.
(lrn/irw)


Berita Terkait