"Pelaku harus segera ditemukan, bagaimanapun ini pelaku teror. Jangan sampai kembali ke zaman dulu, kekerasan kepada aktivis," kata Sekreteris Satgas Pemberantasan Markus Denny Indrayana.
Hal itu disampaikan Denny di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2010).
Denny juga meminta agar publik tidak serta merta menuding pelaku teror tersebut adalah aparat kepolisian. Bisa saja, pelaku adalah pihak yang sengaja memanfaatkan situasi.
"Kita harus berhati-hati ada pihak yang memanfaatkan," kata Denny.
Sejumlah kalangan mendesak polisi mengusut tuntas pelaku penyerangan terhadap aktivis ICW Taman S Langkun. Demikian juga dengan peristiwa pengeboman motolov kantor Tempo yang belum terpecahkan. (ken/nrl)











































