"Jangan dugaan-dugaan, sejauh ini belum ada buktinya," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang ketika ditanyai wartawan terkait dugaan penyerangan dilakukan polisi.
Hal ini dikatakan Edward saatr ditemui wartawan usai mediasi dengan Tempo di Gedung Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (8/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan memancing di air keruh, kami akan tindak lanjuti itu. Akan menjadi titik terang setelah pelakunya tertangkap," tuturnya.
Edward mengatakan, polisi bersungguh-sungguh mengejar pelaku. Kasus ini sekarang ditangani serius oleh Polda Metro Jaya. Kini Polda fokus pada upaya menggali info-info yang diperlukan dari korban dan teman-teman korban.
Tama S Langkun diserang oleh 4 pria misterius. Aktivis yang melaporkan rekening gendut perwira polisi ini dihajar hingga menderita luka serius di bagian kepala. Saat ini, Tama dirawat di RS Asri, Jl Duren Tiga, Jakarta Selatan.
(gun/nrl)











































