"Nggak ada wartawan Kompas bernama Roni," tegas Budiman saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (8/7/2010).
Budiman, menunggu perkembangan selanjutnya atas pencatutan nama Kompas tersebut.
"Saya belum tahu secara persis duduk persoalannya seperti apa. Makanya kita lihat perkembangannya. Yang pasti tidak ada wartawan Kompas bernama Roni," ucapnya.
Sebelumnya, Tama mengaku ditelepon dan dikirimi pesan singkat oleh pria yang mengaku berprofesi sebagai wartawan Kompas bernama Roni. Orang itu meminta bertemu di luar kantor. Tama mengatakan, dia masih menyimpang nomor telepon pria itu.
Tama juga tidak yakin pria itu merupakan wartawan Kompas. "Saat dikonfirmasi dengan teman-teman kompas nggak ada yang kenal," kata Tama. (nik/nrl)











































