Tama Sempat Ditelepon dan di-SMS Pria yang Mengaku Wartawan Kompas

Aktivis ICW Diserang

Tama Sempat Ditelepon dan di-SMS Pria yang Mengaku Wartawan Kompas

- detikNews
Kamis, 08 Jul 2010 11:23 WIB
Tama Sempat Ditelepon dan di-SMS Pria yang Mengaku Wartawan Kompas
Jakarta - Anggota Divisi Investigasi ICW Tama Satrya Langkun yang diserang 4 pria, sempat dikuntit seseorang sejak Senin 5 Juli 2010 lalu. Tama juga sempat ditelepon dan dikirimi pesan singkat oleh seorang pria yang mengaku wartawan Kompas.

"Mulai Senin saya sudah diikuti. Kemudian ada juga orang yang mengaku-ngaku namanya Roni dari Kompas, dia menelepon dan mengajak saya bertemu. Dia juga sempat SMS saya. Saya masih simpan nomornya," ujar Tama sembari terbaring di UGD RS Asri, Jl Duren Tiga, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2010).

Menurut anak muda tersebut, selama ini tidak ada ancaman baik melalui telepon dan pesan singkat yang masuk ke ponselnya. Bahkan saat kejadian, Tama mengaku tidak ada barang yang hilang.

"HP, dompet, semua ada di dalam jaket sampai saya di RS," kata Tama.

Tama, staf Divisi Investigasi ICW, diserang oleh 4 orang tidak dikenal usai nonton bareng Piala Dunia 2010 di Kemang, Jaksel. Saat kejadian, Tama sedang berboncengan dengan salah satu rekannya, namun bukan aktivis ICW.

Tama adalah anggota ICW yang ikut melaporkan kasus rekening gemuk para jenderal polisi ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Akibat kejadian ini, ia harus mengalami luka parah di bagian kepala dan dirawat secara intensif di RS Asri. Tama mendapatkan 29 jahitan di kepalanya.

(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads