Pantauan detikcom, saat masih di UGD RS Asri, Kamis (8/7/2010), Tama terbaring di tempat tidur RS dengan celana pendek jins yang dipenuhi darah kering dan baju dari RS.
Jidat dan kepala bagian belakang Tama diperban. Ada luka memar di leher sebelah kiri yang bengkak dan luka lecet kecil di tangan kanan Tama.
Kaki sebelah kanan juga terdapat luka sayatan karena Tama saat dikeroyok dan dibacok sempat terjatuh. Tama juga sudah bisa berkomunikasi.
Tama mengaku tidak mengenal dan ingat ciri-ciri pelaku. "Karena saat itu saya berlumuran darah," katanya.
Tama, staf Divisi Investigasi ICW, dibacok oleh 4 orang tidak dikenal usai nonton bareng Piala Dunia 2010 di Kemang, Jaksel. Saat kejadian, Tama sedang berboncengan dengan salah satu rekannya, namun bukan aktivis ICW.
Tama adalah anggota ICW yang ikut melaporkan kasus rekening gemuk para jendral polisi ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Akibat kejadian ini, ia harus mengalami luka parah di bagian kepala dan dirawat secara intensif di RS Asri. Tama mendapatkan 29 jahitan di kepalanya.
(nik/fay)











































