Awal kejadian bermula saat Selasa (6/7) malam, dua orang pengunjung yakni Mail dan Hasar terlibat perkelahian dengan 5 pengunjung lainnya. Akhirnya, petugas keamanan melerai dan mengusir mereka.
Dilerai oleh petugas, Hasar dan Mail bukannya berhenti dan pulang, melainkan membawa 50 teman-temannya kembali ke diskotek. Sekitar satu jam kemudian atau Rabu (7/7) dini hari massa memaksa masuk diskotek.
Namun, saat massa hendak masuk ke dalam diskotek, petugas keamanan yang sedang berjaga menghalau. Terjadilah keributan di depan pintu masuk yang akhirnya menyebabkan seorang petugas, Benny (40) terluka. Benny mengalami luka sabetan di bagian kepalanya.
"Diduga motif penyerangan karena sakit hati. Diusir dari dalam diskotek. kita sudah memeriksa puluhan orang," kataKasat Reskrim Jakarta Barat Kompol Tony Suryoputro saat dihubungi wartawan, Rabu (7/7/2010).
Menurut Tony, sejumlah pelaku pengeroyokan juga telah diamankan. Berikut dengan puluhan barang bukti yang digunakan massa untuk melukai Benny.
"3 sudah jadi tersangka. Namanya itu Olif, Robi, Fajar. Kita menyita golok, pisau dapur, dan 22 tongkat rotan," jelasnya.
(ape/ndr)










































