Din yang dimintai tanggapannya soal kemenangannya itu, memilih tidak berkomentar banyak. Baginya hasil keputusan sebenarnya akan ditentukan melalui rapat Pleno yang akan dilakukan Kamis (7/7) besok.
"13 Nama itukan belum disahkan dalam pleno, tapi tentu Alhamdulillah kehormatan bagi saya karena bisa diberikan kehormatan dari orang banyak. Tapi itu belum formal karena belum dibawa ke pleno," kata Din di sela-sela pementasan Ketoprak dengan judul 'Pletheqing Surya Ndadari' di Taman Budaya Yogyakarta Jl Srimedari, Yogyakarta, Selasa (6/7/2010).
Mengenai adanya isu voting untuk menentukan Ketua Umum Muhammadiyah, Din memilih menyesuaikan pada proses yang berjalan. Termasuk saat ditanya visi dan misinya seandainya kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pusat PP Muhammadiyah untuk 5 tahun ke depan.
"Biasanya kita musyawarah mufakat, tapi saya nggak mau menanggapi isu dan tidak mau berandai-andai. Jadi sementara no comment dulu," ujar dia.
Dalam pementasan Ketoprak malam ini, Din yang berlakon sebagai Ki Pamungkas
seorang tokoh sosial yang mempunyai jiwa pendamai dan percaya diri, menolak
diartikan bahwa dia juga cukup percaya diri untuk memimpin Muhammadiyah kembali. Bagi dia yang jelas pemimpin Muhammadiyah ke depan harus bisa menjalankan apa yang diamanatkan pada dirinya.
(lia/mok)











































