"Nanti kalau tidak beres-beres, publik akan terus bertanya," kata Da'i di sela-sela perayaan HUT ke-64 Polri di Gedung PTIK, Jl Tirtayasa, Jaksel, Selasa (6/7/2010).
Namun Dubes RI untuk Malaysia ini yakin Polri akan menangani sesuai prosedur hukum. Setelah selesai akan ada penjelasan ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan Majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli 2010, disebutkan sejumlah jenderal ditengarai memiliki rekening fantastis. Nama-nama jenderal yang disebutkan di Majalah Tempo itu yakni Irjen Pol Mathius Salempang, Irjen Pol Sylvanus Yulian, Irjen Pol Budi Gunawan, Irjen Pol Badrodin Haiti, dan Komjen Pol Susno Duadji.
Pihak Mabes Polri pun tidak membantah tengah melakukan penyelidikan atas rekening sejumlah jenderal. Bahkan tim internal yang dibentuk Kapolri telah meminta klarifikasi sejumlah perwira tinggi yang diduga memiliki rekening jumbo. Sejumlah Pati itu pun tidak membantah memiliki rekening jumbo.
"Oh tidak membantah, mereka memberikan underlying transaction, bukti-bukti transaksi yang menjadi dasar aliran dana itu. Dana masuk dan keluar," ujar Kabag Analisa dan Evaluasi Itwasum Mabes Polri Kombes Wahyu Indra Pramugari.
Hal itu dia sampaikan usai diskusi di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta, Senin (5/7/2010).
(ndr/nrl)










































