DPR: Itu Bukan Lagi Anarkis, Tapi Teroris

Kantor Tempo Dibom Molotov

DPR: Itu Bukan Lagi Anarkis, Tapi Teroris

- detikNews
Selasa, 06 Jul 2010 12:24 WIB
DPR: Itu Bukan Lagi Anarkis, Tapi Teroris
Jakarta - DPR mendesak Polri mengusut pelempar bom molotov di kantor Majalah Tempo Selasa dini hari tadi. Hal ini penting untuk mencegah spekulasi masyarakat terkait konflik polisi dengan Tempo soal majalah edisi 'Rekening Gendut Perwira Polisi'.

"Tangkap sajalah, itu bukan lagi anarkis tapi teroris," kecam Ketua DPR Marzuki AlieΒ  kepada wartawan usai pembukaan sidang Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/7/2010).

Kecaman senada juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Setya Novanto. Setya meminta Polri menggukan intelijen untuk melacak pelaku pelemparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sangat mengecam tindakan tersebut. Polri harus menggunakan intelijen untuk melacak pelakunya," terang Setya.

Setya berharap pelemparan tidak ada kaitannya dengan pemberitaan Tempo terkait rekening gendut para perwira Polri yang menuai kecaman Polri.

"Media harus diajak bekerjasama. Itu harus ditindaklanjuti, jangan jadi ancaman bagi media," tegasnya.

(van/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads