"Tangkap sajalah, itu bukan lagi anarkis tapi teroris," kecam Ketua DPR Marzuki Alie kepada wartawan usai pembukaan sidang Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/7/2010).
Kecaman senada juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Setya Novanto. Setya meminta Polri menggukan intelijen untuk melacak pelaku pelemparan.
"Kami sangat mengecam tindakan tersebut. Polri harus menggunakan intelijen untuk melacak pelakunya," terang Setya.
Setya berharap pelemparan tidak ada kaitannya dengan pemberitaan Tempo terkait rekening gendut para perwira Polri yang menuai kecaman Polri.
"Media harus diajak bekerjasama. Itu harus ditindaklanjuti, jangan jadi ancaman bagi media," tegasnya.
(van/nwk)











































