SBY: Tanggapi Kritik, Polri Tidak Perlu Emosional

SBY: Tanggapi Kritik, Polri Tidak Perlu Emosional

- detikNews
Selasa, 06 Jul 2010 11:33 WIB
SBY: Tanggapi Kritik, Polri Tidak Perlu Emosional
Jakarta - Presiden SBY memberikan wejangan di HUT ke-64 Bhayangkara. SBY berpesan agar Polri tetap tenang, berpikir rasional dan tidak perlu emosional menanggapi kritik dari masyarakat.

"Khusus menanggapi kritik dari masyarakat terhadap polisi akhir-akhir ini, saya minta kepada keluarga besar Polri untuk tetap tenang, berpikirlah rasional dan tidak perlu emosional," kata SBY.

Hal ini disampaikan SBY dalam sambutannya saat acara syukuran HUT Bhayangkara di PTIK, Jakarta, Selasa (6/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan dia, kritik sebagian benar dan sebagian tidak benar atau berlebihan. SBY menceritakan dirinya mendapat ratusan SMS setiap harinya dan lebih dari 5 tahun sudah jutaan SMS. "Setelah saya telaah, banyak aduan terkait kinerja polisi. Sebagian benar dan sebagian juga tidak benar," ujar dia.

SBY berharap langkah-langkah Polri tidak gentar dalam menghadapi kritik. "Saya sebagai presiden juga sering mendapatkan ancaman dan kritikan," kata SBY yang mengenakan setelan jas ini.

Untuk mengatasinya, menurut SBY, lakukan identifikasi kritikan dan menelaahnya. Jika kritik itu benar harus diterima dengan ikhlas dan mengoreksi atau memperbaiki diri. Tetapi, jika tidak benar lakukan penjelasan dan klarifikasi dengan efektif.

"Saya tahu tidak semua keterangan lengkap yang polisi buat diliput secara utuh oleh media. Meskipun dapat kritikan teruslah bergerak, lakukan tugas karena tugas-tugas tidak bisa ditunda," paparnya.

SBY mencontohkan, TNI juga mengalami hal yang sama mendapat kritikan pada 10 tahun silam. "Tetapi alhamdulillah TNI bisa menunjukkan pengabdian yang lebih baik," kata SBY.

(aan/nrl)


Berita Terkait