"Sejak minggu kemarin, pesawat-pesawat kami tidak diberi bahan bakar di berbagai bandara Inggris, Jerman dan UEA karena sanksi dari AS," kata Sekretaris Iranian Airlines Union kepada kantor berita ISNA yang dilansir Reuters, Selasa (6/7/2010).
Akibatnya dua maskapai Iran yaitu Iran Air dan Mahan Airlines terganggu aktivitasnya. Nah, rupanya BP memutuskan tidak memberikan bahan bakar. Perusahaan yang sedang mengalami tekanan dari AS akibat menumpahkan minyak di Teluk Meksiko ini mengatakan, mereka mendukung sanksi yang diberikan AS terhadap Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran memang terus mendapatkan kecaman negara-negara Barat yang dikomandoi AS, karena program nuklir yang dipertahankan para politisi Teheran. Presiden AS Barack Obama pada Kamis lalu mengajak sekutu-sekutunya untuk menahan impor minyak Iran dan memperketat isolasi terhadap Iran.
Pejabat di Washington memuji langkah yang diambil oleh BP. "Sektor komersial internasional membuat keputusan yang benar. Ini waktunya bagi Iran membuat pilihan tepat untuk mematuhi tuntutan internasional," kata pejabat itu. (fay/nrl)











































