Diminta Mundur, Kadisdik DKI Enggan Komentar

Server PPDSB Error

Diminta Mundur, Kadisdik DKI Enggan Komentar

- detikNews
Senin, 05 Jul 2010 15:35 WIB
Jakarta - Beberapa perwakilan orang tua dan guru kesal karena server Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA/SMK di DKI Jakarta rusak sehingga meminta mundur Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto. Taufik  enggan menanggapi.

"Bukan begitu, saya ini kan sedang menjalankan tugas. Hari ini tugas yang diserahkan pada saya adalah ini (mengurusi Dinas Pendidikan) dan saya sedang menjalankan ini. Saya tidak mau menjawab terkait dengan hal itu.
Saya juga tidak menganggap ini angin lalu. Yang jelas saya menjalankan tugas saya," ujar Kadisdik DKI Taufik Yudi Mulyanto.
 
Hal itu disampaikan Yudi di kantornya, Jalan Gatot Subroto Kavling 40-41, Jakarta Selatan, Senin (5/7/2010).

Ketika ditanya apakah server yang error karena ganti sistem penyedia jasa, Taufik lagi-lagi menjawab tidak ingin menjawab pertanyaan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini kita sedang fokus untuk mengatasi solusi agar pendaftaran ulang bisa kembali dilakukan. Soal server itu nanti saya akan cari tahu lewat staf saya dulu. Yang jelas saya mau konsen untuk perbaikan dulu," ujarnya.

Tentang daftar ulang yang ditetapkan 6-8 Juli 2010, Taufik mengatakan pihaknya akan bekerja lebih keras lagi. Jaringan server yang ada sudah diperbarui.

"Jaringan sudah diperbarui, kita sudah back up dalam artian kapasitas server sudah diperbesar. Karena semuanya harus daftar ulang lagi dari awal," jelasnya.

Kenapa harus mendaftar ulang dari awal? "Karena sistemnya rusak, untuk bisa mengakomodir semua memang harus daftar ulang. Dan kita sudah perbaiki server. Kemarin kenapa bisa rusak karena terjadi overload secara berlebihan, ternyata servernya tidak bisa mengantisipasi itu. Sehingga harus diulang lagi," tandas dia.

(nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads