Ortu Siswa Kesal, Minta Kepala Dinas Pendidikan DKI Dicopot

Server PPDB Error

Ortu Siswa Kesal, Minta Kepala Dinas Pendidikan DKI Dicopot

- detikNews
Senin, 05 Jul 2010 13:23 WIB
Jakarta - Server real time Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA Jakarta yang error membuat para orang tua siswa kesal. Akibatnya, mereka meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto dicopot dari jabatannya.
Β 
"Saya daftar hari pertama. Tapi hari ketiga baru dapat surat kelengkapan berkas. Hari ketiga sudah masuk SMA 71. Tapi hari ini tiba-tiba suruh daftar dari awal lagi. Saya sudah berhari-hari deg-degan nungguin, eh ini suruh dari awal lagi," kata Syari,(42), warga Pondok Bambu, Jaktim kepada wartawan, Senin (5/7/2010).

Syari menyatakan ini di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan dalam testimoni orang tua siswa atas kegagalan server online.

Syari hendak memasukan anaknya, Elvan ke SMAN 71 Duren Sawit.Β  Selama 3 hari terakhir, dia terus memantau ranking masuk SMA. Tapi server terus hang dan cuma bisa dilihat siang hari. Itu pun hanya beberapa menit lalu hang lagi.

"Kata Foke sekarang jadi tapi gak jadi lagi. Malah rusak lagi," tambahnya.

Penyataan senanda juga diungkapkan oleh orang tua siswa Hendriati (42), warga Jatiwaringin. Akibat kekesalannya, dia meminta Kepala Dinas untuk mundur dari jabatannya.

"Kepala Dinas berbesar hati minta maaf kepada seluruh orang tua murid juga kepada guru. Guru yang tak tahu sistemnya, kena juga. Kepala Dinas minta maaf kepada masyarakat/orang tua dan berbesar hati untuk mundur karena tak bisa mengemban tugas dengan baik," tegasnya.

Hal serupa juga diungkapan Ketua Forum Musyawah Guru Jakarta (FMGJ) Retno Listyarti. "Kami yang diserang oleh orang tua di sekolah. Karena mereka kan tidak tahu duduk permasalahannya. Mereka marah ke kami. Murid-murid pun kesal, ini bagaimana?? Saya minta dengan legowo, Kepala Dinas untuk mundur," pinta Retno.

(asp/nwk)


Berita Terkait