"Hasil penyelidikan, peristiwa itu murni karena kecelakaan karena saat itu kondisi alam tengah hujan deras," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar saat dihubungi wartawan, Senin (5/7/2010).
Kondisi hujan yang deras disertai angin yang kencang dianggap sebagai penyebab petaka itu. Polisi tidak menganggap insiden itu sebagai kelalaian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Budi Sartono mengatakan pihaknya telah memeriksa 5 orang saksi terkait insiden itu. "Lima orang itu dari panitia, event organizer (EO), kontraktor dan penonton," kata Budi.
Insiden robohnya atap pertunjukan sirkus IIFC itu terjadi pada Sabtu (3/7) lalu sekitar pukul 18.30 WIB. Dua orang yakni Poltar (37), petugas kebersihan dan Ilona (20), seorang penonton mengalami luka di bagian kepala.
Ilona sudah dapat pulang hari ini. Sementara Poltar masih harus menjalani perawatan di RSAL Mintohardjo.
"Kepala korban mungkin terkena dari bagian atap," tutup Budi.
(mei/fay)











































