Anggaran Kunjungan Luar Negeri Presiden SBY Dikritik

Anggaran Kunjungan Luar Negeri Presiden SBY Dikritik

- detikNews
Senin, 05 Jul 2010 06:11 WIB
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Presiden SBY Dikritik
Jakarta - Anggaran kunjungan Presiden SBY ke luar negeri menuai kritik. Jumlah dana yang dianggarkan untuk melakukan lawatan ke luar negeri tersebut dinilai berlebihan.

Hal ini diungkapkan Kordinator Investigasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (5/7/2010).

Menurutnya, anggaran presiden lebih banyak dipakai untuk kunjungan wisata plesiran presiden ke luar negeri. Dan jumlahnya mengalami peningkatan yang tak sedikit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FITRA mencatat, sejak tahun 2005 sampai tahun 2009 presiden telah banyak melakukan kunjungan ke luar negeri dan setiap tahun presiden SBY rata-rata menghabiskan anggaran sebanyak Rp 162 miliar per-tahun.

Sehingga untuk lima tahun sejak tahun 2005 hingga tahun 2009, presiden menghabiskan alokasi anggaran Rp 813 miliar.

"Dan Rp 813 miliar ini dibelanjakan hanya untuk carter pesawat dengan penerbangan VVIP," imbuhnya.

Sementara untuk tahun ini, Sekretariat Negara mengalokasikan anggaran kunjungan presiden ke luar negeri mencapai Rp 179 miliar.

Dan jumlah tersebut meningkat untuk tahun depan. "Untuk alokasi anggaran 2011 saat ini setneg mengajukan alokasi anggaran ke DPR sebesar Rp 181 miliar," paparnya.

Dalam data yang dilansir FITRA, untuk kunjungan ke luar negeri tahun anggaran 2005 sampai tahun angaran 2009, presiden mendapat alokasi dana sebesar Rp 162.758.869.545.

Sementara untuk tahun ini dianggarakan Rp 179.034.756.000, dan tahun depan jumlahnya meningkat menjadi Rp 181.014.000.000 (Rez/mei)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads