Awalnya, kemacetan hanya terjadi pada jalur Puncak menuju Jakarta. Namun, sejak pukul 22.00 WIB, kemacetan terjadi dari dua sisi, baik dari jalur Jakarta menuju Puncak dan sebaliknya.
Sebagian pengendara yang tidak sabar, memilih nekat menerobos lajur kanan.
"Ada yang kesal, akhirnya ambil lajur kanan untuk mendahului kendaraan lain yang sudah antre," kata Rizky, salah satu pengunjung Puncak saat dihubungi detikcom, Minggu (4/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai detik ini, mobil saya baru bergerak 1 KM dari Mesjid tadi," katanya saat dihubungi pukul 22.00 WIB.
Sementara itu, pengendara mobil lainnya, Budi akhirnya memutuskan untuk menginap satu malam lagi di Puncak, Bogor. "Akhirnya aku terpaksa keluarin isi kocekku lagi untuk bayar hotel. Anakku sudah muntah-muntah kecapekan dan masuk angin," kata Budi, warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Budi pergi bersama keluarganya berlibur ke Puncak, Bogor sejak Jumat (2/7) lalu. Saat hendak pulang, Minggu (4/7) sekitar pukul 11.00 WIB, arus kendaraan di jalur tersebut tidak dapat bergerak sama sekali.
"Sudah 11 jam belum bergerak juga. Yang ada, jalur ke dua arah, macet total," tutup Budi.
(mei/Rez)











































