"Kita ingin berpikir kalau melaksanakan parliamentary threshold dalam rangka menjalankan kabinet presidensial dengan baik. Kabinet presidensial bisa berjalan dengan baik jika jumlah partai di parlemen itu sekecil mungkin," kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
Hal tesebut dia sampaikan saat jupa pers dalam acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Wilayah Jawa-Bali-NTB Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (4/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical tidak membantah jika PT yang tinggi bisa menutup partai-partai baru yang ingin berlaga dalam Pemilu 2014. "Sekarang 2,5 persen saja sudah menutup," ujarnya.
Golkar, imbuh Ical, siap menampung partai-partai gurem yang tetap ingin berpartisipasi. "Golkar itu partai terbuka, kalau ada anggapan kita yang meminta mereka bergabung, itu tidak. Mereka yang menghubungi. Kalau mau bergabung ya silakan saja," tutup Ical.
(anw/nrl)










































