Masjidil Haram yang Sangat Padat

Laporan dari Arab Saudi

Masjidil Haram yang Sangat Padat

- detikNews
Sabtu, 03 Jul 2010 20:48 WIB
Masjidil Haram yang Sangat Padat
Jakarta - Suasana di Masjidil Haram terhitung sangat padat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, pada Jumat (2/7/2010) kemarin, suasana masjid tempat Kabah berdiri itu sangatlah padat.

Pantauan detikcom, pada Kamis hingga Jumat, kaum muslim yang melakukan thowaf dan sai selalu berjubel, termasuk pada Jumat dini hari. Saat ibadah salat Jumat, kaum muslim dari berbagai belahan dunia juga memadati masjid tersebut.

Padatnya jamaah yang melakukan ibadah umrah dan ibadah-ibadah lainnya, menjadi salah satu alasan bagi Presiden SBY dan rombongan melaksanakan umrah pada Kamis malam hingga Jumat dinihari. Presiden memulai tawaf pada Kamis sekitar pukul 23.00 waktu setempat dan berakhir dengan tahalul pada Jumat dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan, salah seorang pemandu umrah dari Al Amin Universal, mengatakan, padatnya Masjidil Haram karena masuknya musim liburan. "Apalagi kamis malam juga merupakan hari libur rutin Arab Saudi, sehingga banyak warga Arab Saudi yang juga beribadah di Masjidil Haram," kata Hasan.

Jamaah umrah dari Indonesia juga tampak banyak. Di berbagai sudut masjid, sangat mudah menemukan orang Indonesia. "Saya berumrah bersama anak-anak, mumpung libur sekolah," kata Agus, warga Jakarta yang sedang menunaikan ibadah umrah.

Dalam umrahnya kali ini, SBY dan rombongan tidak memasuki Kabah seperti umrah pada 2006 lalu. Alasannya, juga karena padatnya kaum muslim yang berada di Masjidil Haram.

Masjid Nabawi Juga Padat

Setelah berada sekitar 24 jam di Makkah, Presiden SBY dan rombongan menuju Madinah. SBY melakukan ziarah ke makam Rasulullah dan beribadah di Masjid Nabawi.

Presiden SBY juga membuka Muktamar ke-46 Muhammadiyah dari Madinah melalui video conference. Presiden SBY juga melakukan silaturahmi dengan para jamaah umrah dan staf KBRI.

Sebagaimana Masjidil Haram, Masjid Nabawi juga tampak ramai. Raudah, yang menjadi tempat favorit bagi kaum muslim untuk berdoa juga selalu penuh. Jamaah pun sering berebut.

Sementara itu, cuaca di Makkah dan di Madinah terasa sangat panas. Di siang hari, panas mencapai 42 derajat Celcius. Karena sangat panas itulah, payung-payung raksasa dimekarkan di halaman Masjid Nabawi.

Presiden SBY mengakhiri rangkaian lawatannya ke Toronto, Ankara, Istanbul, Makkah, dan Madinah hari ini. Presiden dan rombongan bertolak dari Bandara Amir Muhammad Madinah sekitar pukul 16 waktu setempat. Presiden dijadwalkan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Minggu (4/7/2010) pukul 09.00 WIB.
(asy/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads