"Central lab memastikan ternyata bukan air Palyja," kata Corporate Communication Head PT Palyja Meyrita Maryani kepada detikcom, Sabtu (3/7/2010).
Menurut Meyrita, air dari makam itu memiliki ciri-ciri air tanah. "Tingkat kekeruhannya 1.400 NTU, tinggi sekali. Yang pasti, klorinnya kosong. Kesadahan air juga tinggi. Kelihatannya itu air tanah," papar Meyrita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(aan/gah)










































