"Banyak peranan yang disumbangkan oleh Aisyiyah pada bangsa kita selain kegiatan sosial, ekonomi dan lingkungan dan memperjuangkan keseteraan gender," kata Linda kepada wartawan di Media Center Aisyiyah, di kantor BPPTK di Jalan Cendana, Yogyakarta, Sabtu (3/7/2010).
Menurut dia, Aisyiyah merupakan organisasi terbesar perempuan di Indonesia. Sejarah pergerakan perempuan Indonesia juga tidak lepas dari peranan Aisyiyah. Sebab Aisyiah merupakan pelopor pertama kali diadakannya Konggres Perempuan Indonesia pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.
Dalam kongres itu yang kemudian di kenal sebagai hari ibu itu utusan Aisyiyah diberi amanah
sebagai wakil ketua. "Program-program yang diperjuangkan oleh Aisyiyah itu banyak sekali. Di antaranya
masalah keseteraan gender, penghapusan perdagangan wanita dan anak hingga masalah kesejahteraan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak ragu dengan peranan yang dilakukan Aisyiyah saat ini," pungkas Linda.
(bgs/gah)











































