PT Palyja: Kemungkinan Besar Itu Air Kita

Air Makam Keramat di Cikini

PT Palyja: Kemungkinan Besar Itu Air Kita

- detikNews
Sabtu, 03 Jul 2010 00:35 WIB
PT Palyja: Kemungkinan Besar Itu Air Kita
Jakarta - Misteri  'air barokah' sebutan para warga Kwitang untuk mata air yang muncul dari makam Habib Abdurahman Bin Abdullah Al Habsy mulai terkuak. Air tersebut diduga berasal dari pipa air milik PT Palyja.

“Kami menduga semburan itu dari air milik kami (Palyja),” ujar Coorporate Comunication Head PT Palyja Meyrita Maryani saat dihubungi detikcom, Jumat (2/7/2010).

Menurut Meyrita petugas dari PT Palyja telah melakukan pengecekan di lokasi semburan air yang terletak lokasi galian makam Habib Abdurahman di Jl Kramat Lima, Cikini, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tim tadi sudah mengambil sample air dan ketika dimasukkan pil khusus, warna airnya berubah menjadi merah muda, itu artinya air tersebut mengandung klorin dan itu punya kita,” terang Meyrita.

Meyrita menjelaskan jika klorin adalah sejenis zat yang digunakan untuk membunuh bakteri yang ada dalam air, sehingga air bisa dikonsumsi secara aman.

Meski demikian, Meyrita belum berani memastikan jika air yang menjadi rebutan warga Cikini tersebut merupakan air milik Palyja.

“Karena sudah malam, tim tidak menggali sehingga belum seratus persen kita katakan itu air kita, karena harus digali dulu biar pasti,” tambahnya.

Meyrita mengakui jika di area lokasi galian makam memang ada pipa tersier milik PT Palyja yang menyuplai air untuk warga. “Karena disana ada pengerukan mungkin mengenai pipa sehingga bocor, tapi lebih pastinya kita menunggu besok untuk penggalian,” tutupnya.

(her/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini