"Jika terpilih nanti dalam sidang muktamar, saya akan mundur dari politik," ungkap Muchdi menjawab pertanyaan wartawan di Asri Medical Center (AMC) di Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta, Jumat (2/7/2010).
Menurut Muchdi, kesiapan untuk mundur dalam kegiatan parpol itu sudah dinyatakan dalam surat kesediaan untuk mundur seperti yang diamanatkan oleh Muhammadiyah. Surat pernyataan kesediaan itu juga sudah dikirimkan kepada panitia pemilihan sebelum sidang tanwir Muhammadiyah dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini Muchdi dikenal berasal dari keluarga Muhammadiyah yang tinggal di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dia sejak kecil memperoleh pendidikan Muhammadiyah dari keluarganya. Dia juga aktif di organisasi Pencak Silat Tapak Suci milik Muhammadiyah.
"Bagi keluarga besar saya, Muhammadiyah itu sudah mendarah daging. Saya lahir dari keluarga Muhammadiyah. Bapak ibu saya orang Muhammadiyah sehingga saya sejak kecil hingga tumbuh mendapat pendidikan Muhammadiyah. Boleh dikatakan
hafal betul bagaimana ideologi Muhammadiyah. Dan dalam Muhammadiyah memang tidak boleh berpolitik," ujar Muchdi mengakhiri pembicaraan.
(djo/djo)










































