Perempuan NU Dilarang Minta-minta Jatah Kursi di DPR

Perempuan NU Dilarang Minta-minta Jatah Kursi di DPR

- detikNews
Jumat, 02 Jul 2010 13:37 WIB
Perempuan NU Dilarang Minta-minta Jatah Kursi di DPR
Jakarta - Wakil Ketua Umum PBNU As'ad Ali Said berharap para perempuan NU tidak meminta-minta jatah kursi di DPR. Biarkan saja pemilihan berlangsung secara alamiah tanpa harus meminta jatah sekian persen perempuan harus duduk di parlemen.

"Nanti kalo jumlah perempuan lebih banyak dibanding laki-laki di DPR, kasihan anak-anak kita akan keluyuran ke mana-mana. Biarlah proses pemilihan berlangsung secara alamiah (tak perlu harus 30 persen)," kata As'ad saat memberikan sambutan dalam Kongres Fatayat NU di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Tmur, Jumat (2/7/2010).

Menanggapi pernyataan As'ad, Ketua Fatayat NU Maria Ulfa mengatakan, quota 30 persen untuk perempuan di parlemen adalah bunyi dari UU. Sehingga sudah semestinya dijalankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira ini adalah bagian yang harus dilaksanakan. Kalau melarang kita bisa dianggap menghambat UU. Tapi ini adalah peringatan positif untuk kalangan internal Fatayat," imbuhnya.

Dia mengatakan, sebenarnya quota 30 persen bagi perempuan haruslah dilihat sebagai tantangan agar para perempuan tergerak untuk ikut berpolitik. Sehingga bisa bernilai positif bagi perempuan.

"Cuma memang susah untuk dilaksanakan," tutupnya.
(anw/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads