"Ada 400 ribu polisi yang kecewa, di Indonesia, binatang (babi) dianggap haram. Mungkin ada orang punya celengan babi silakan, tapi gambar itu sangat menyakiti, saya juga sakit terus terang aja, jujur," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Zainuri Lubis.
Hal itu disampaikan Zainuri usai serah terima jabatan Kepala Korps Brimob di Mako Kelapa Dua Depok, Jumat (2/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persepsi saya mereka menghina polisi. Anda punya persepsi lain silakan saja. Seribu orang punya seribu persepsi. Tolong Anda hargai persepsi saya, jangan Anda menuduh persepsi saya salah," kata Zainuri dengan nada sedikit tinggi.
Karena itu, kata Zainuri, Polri tetap akan mempertimbangkan untuk menggugat Majalah Tempo baik secara perdata maupun pidana. Namun Polri akan menunggu hasil komunikasi dengan Tempo.
"Kita tunggu aja apa kata-kata Tempo pada polisi. Apakah mereka mengarah ke persaudraaan, atau mengarah ke apa," kata Zainuri.
Sebelumnya, Mabes Polri sudah melayangkan surat teguran ke Majalah Tempo terkait gambar sampul dan isi berita edisi 'Rekening Gendut Perwira Polisi'. Kasus tersebut juga sudah Mabes Polri adukan kepada Dewan Pers.
(ken/nrl)










































