"Jadi kita sepakat bahwa pembangunan ini bisa disukseskan dengan kerjasama. Pembangunan bisa dikatakan berhasil bila pertumbuhan ekonomi tinggi dan pelakunya orang Indonesia dengan proses yang demokratis," kata Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie kepada wartawan usai pertemuan bilateral antara Golkar dengan PBR di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (1/7/2010).
Kedua partai ini, Ical lanjut, akan terus membahas format kerjasama ekonomi yang pas. Ical merasa PBR memiliki ideologi yang tidak jauh berbeda dengan Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketum PBR Bursah Zarnubi menyambut positif uluran tangan Ical. Bursah menilai Golkar cukup kuat untuk diajak bekerjasama. "Golkar punya kekuatan luar biasa di Parlemen pusat maupun daerah," terang Bursah.
Bursah berharap partainya yang tidak lolos PT bisa ikut membangun desa. Oleh karena itu, Bursah menyampaikan partainya mendukung segala kebijakan Golkar di parlemen, termasuk usulan dana aspirasi.
"Saya dukung karena dana aspirasi itu positif dan kecil sekali kalau hanya Rp 1 miliar, harusnya Rp 10 miliar," tutupnya.
(van/yid)











































