"Ngapain menggugat?" sergah Kepala Deputy Operasional Mabes Polri itu ditanya menganai rencana pengajuan gugatan.
Wenas yang dicegat usai upacara puncak peringatan HUT ke-63 Polri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (1/7/2010), semula menolak menanggapi pertanyaan wartawan. Dia merasa tidak perlu menanggapi tulisan berjudul 'Rekening Gendut Perwira Polisi' dan cover majalah Tempo yang dipermasalahkan Mabes Polri
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain lagi sikap Irjen Pol Badrodin Haiti yang nama dan fotonya ikut tercantum dalam berita tulisan itu. Kepala Divisi Pembinaan Hukum Mabes Polri ini menganggap situasi demikian merupakan risiko tugas melayani masyarakat dan menyerahkan tindak lanjut kepada keputusan Bareskrim Mabes Polri.
"Sepenuhnya saya serahkan ke Bareskrim. Secara pribadi bagi saya itu risiko sebagai polisi untuk melayani masyarakat," ujar dia.
(lh/gah)











































