"Ini apa-apaan! Saya kan tamu, kenapa harus seperti ini? Apa alasan mereka!" kata Yusril geram sambil memegang rokok, di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (1/7/2010).
Mobil Yusril kini terparkir di dekat pos pengamanan pintu belakang Kejagung menuju daerah Bulungan. Yusril masih bersama dengan pengacara Maqdir Ismail, adiknya Yusron Ihza Mahendra dan politisi PBB Ali Muchtar Ngabalin.
Sebelumnya, provost Kejagung menutup paksa gerbang keluar Kejagung dan menggemboknya. Hal ini rupanya dilakukan agar Yusril tidak bisa meninggalkan gedung Kejagung. (fay/gah)











































