HUT Bhayangkara ke-64, Mabes Polri Jadi Sasaran Demo

HUT Bhayangkara ke-64, Mabes Polri Jadi Sasaran Demo

- detikNews
Kamis, 01 Jul 2010 06:28 WIB
Jakarta - Di hari jadi Kepolisian Republik Indonesia yang ke-64 ini, ibukota Jakarta akan digoyang 11 unjuk rasa. Mabes Polri pun tak luput jadi sasaran unjuk rasa.

Seperti dilansir dari situs Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Kamis (1/7/2010), Mabes Polri yang berada di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, akan digeruduk massa pada pukul 10.00 WIB.

Masih pada waktu yang sama, Kantor Menakertrans, Jl Gatot Subroto Jakarta Selatan, juga akan menjadi sasaran unjuk rasa. Kemudian sekelompok massa juga akan menggelar aksi di depan Kantor Satgas Mafia Hukum, Jl Veteran, Jakarta Pusat yang dilanjutkan ke Bundaran Hotel Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok massa lainnya juga tak mau kalah, mereka akan berdemo di depan Kantor LBH Jakarta, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat dan berlanjut ke Gedung DPR/MPR RI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Bergeser ke kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, masih pada pukul 10.00 WIB, massa akan menggelar aksinya di depan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, dan juga di depan Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Sedangkan Gedung Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, juga akan didatangi massa pada waktu yang sama.

Beranjak siang hari, pukul 12.00 WIB, Kantor PT PLN Disjaya, Jl Ridwan Rais, Jakarta Pusat, juga tak luput dari aksi unjuk rasa. Lalu Gedung KPK, Jl Rasuna Said Jakarta Selatan, kembali akan didatangi massa pada pukul 13.00 WIB, aksi ini akan berlanjut ke Gedung DPR/MPR RI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Terakhir Istana Negara, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat, juga akan didatangi 2 kelompok massa. Massa pertama akan menggelar aksinya pukul 13.00 WIB, setelah sebelumnya beraksi di Patung Kuda Indosat, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Sedangkan massa kedua akan menggeruduk Istana Negara pada pukul 14.00 WIB.

Bagi Anda yang melintasi kawasan-kawasan tersebut dianjurkan untuk memilih jalur alternatif jika tak ingin terkena macet berkepanjangan.

(nvc/ape)


Berita Terkait