Usai Diculik, Sepatu Viktor Dikirim ke Rumah

Usai Diculik, Sepatu Viktor Dikirim ke Rumah

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2010 18:55 WIB
Jakarta - Entah apa yang ada dalam pikiran pelaku penculikan dan pembunuhan Viktor Rizki Wibowo (27) ini. Setelah diculik, sepatu yang dipakai korban dikirim ke rumahnya di Jalan Raya Kuta Bumi Blok CD RT 04 RW 06 Kota Baru, Tangerang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. "Kita sendiri tidak tahu tujuannya apa (sepatu korban dikirim)," kata Boy, Rabu (30/6/2010).

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari sumber detikcom di kepolisian mengatakan, sepasang sepatu korban dikirim 16 Juni lalu. Sepatu itu dititipkan pelaku ke sopir taksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dikirim pakai taksi, sopirnya cuma dikasih uang. Sopirnya nggak tahu," katanya.

Sepatu itu dititip oleh seorang perempuan di kawasan Roxy, Jakarta Barat. Mengetahui hal itu, keluarga korban semakin cemas.

Viktor diculik sejak 10 Juni malam. Saat itu, dia pamit ke istrinya Selvi Magdalena (24) untuk meeting dengan kliennya di Carrefour Pamulang, Tangerang.

Namun, sejak malam itu, korban tidak kembali pulang. Hingga pada 14 Juni, ayah korban Darmapana Wibowo mendapatkan pesan singkat dari orang yang tidak dikenal.

Kepada Darmapana, pelaku meminta uang sebesar Rp 300 juta jika ingin anaknya kembali. Saat itu, Darmapana tidak menghiraukan keinginan pelaku.

Pelaku lalu mengirimkan pesan yang sama pada 16 Juni dari nomor telepon genggam yang berbeda. Keluarga baru melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya pada 17 Juni.

Sejak itu, anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Metro terjun ke lapangan guna mencari keberadaan korban dan pelaku. 18 Juni, mobil Daihatsu Xenia milik korban ditemukan di tol di daerah Bogor, Jawa Barat.

Keluarga korban sendiri baru mengirimkan uang sebesar Rp 50 juta setelah itu.

25 Juni sore, korban ditemukan di pinggir tol di daerah Karawang, Jawa Barat. Namun, korban saat itu ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.

Kedua kaki korban dari paha hingga telapak, terpotong. Keluarga sendiri mengetahui jasad itu sebagai Viktor dari tato naga yang terdapat di punggung korban.

Hingga kini, pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari 2 orang itu belum tertangkap. "Masih dikejar. Kita belum menemukan adanya sinyalemen," tutup Boy.

(mei/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads