"Pada kesempatan ini mereka ditantang untuk membuat replika wahana Ancol, atau mebuat wahana yang belum pernah ada di Dufan," ujar Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Budi Karya di kawasan Dufan, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/6/2010).
Sebagai sumber inspirasi, para siswa SD tersebut dapat menjadikan wahana yang ada di Dufan sebaai sumber inspirasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, salah seorang peserta, Hanifah (11) dari SD 1 Aekmal Lombok Timur, NTB, menceritakan, dirinya dan keempat kawannya membuat replika Bianglala yang menggunakan tenaga listrik sehingga bisa berputar seperti aslinya.
"Juga kami membuat ini karena hanya ini yang kami pernah lihat di daerah kami juga," katanya.
Menurut Hanifa, dirinya dan temannya baru kali ini juga bisa melihat langsung beberapa wahana yang ada di Dufan. "Biasanya kami cuman lihat di televisi saja," paparnya gadis yang duduk di kelas 6 SD ini.
Untuk bahan replika sendiri, Hanifaย bersama teman dan gurunya yang membeli sendiri bahan-bahannya. "Nanti kami pasangkan listrik lalu bianglalanya berputar sendiri," pungkasnya.
(fiq/nwk)











































