Edi, petugas kamar jenazah RSUD Panti Waluyo Caruban kepada wartawan mengatakan bahwa korban terakhir diketahui dari kesamaan sidik jari ijazah yang dibawa keluarga. "Keluarga kesini mencari dan kita suruh bawa ijazah ternyata sama sidik jarinya," jelas Edi, Selasa (29/6/2010).
Kelima jenzah lain yang telah teridentivikasi sebeliumnya yakni Rahmat Bayu Rianto (15) warga Jalan Manggala Mulya No 7 Kelurahan Rejomulyo Kota Madiun, Hariadi M Noor Khoiri (38) warga Jalan Hasyim Asyari No 14 Malang, Kuatno (29) warga Sibalung RT I RW 12 Kelurahan Kemranjen, Banyumas dan Sholeh (58) warga Jalan Kalimantan RT 6 RW 2 Kartoharjo, Madiun dan Ibnu Malik (35), warga RT 4 RW 1 Desa Genengan, Blitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, hingga pukul 23.00 WIB malam ini puluhan keluarga korban masih di UGD untuk mencari keluarganya yang ikut menjadi korban kecelakaan KA Logawa tersebut. dara data RSUD Panti Waluyo Caruban jumlah korban luka yang sempat dirawat ada 76 orang dan di rujuk ke RSUD Propinsi Dr Sopedono Madiun 4, Ke RS Kediri 2 dan RS Pare 1.
(bdh/anw)











































