Tak Diculik, Banu dan Pacarnya Jalan-jalan Semalam Suntuk

Tak Diculik, Banu dan Pacarnya Jalan-jalan Semalam Suntuk

- detikNews
Selasa, 29 Jun 2010 20:44 WIB
Jakarta - Syahrul Banin Assegaf alias Banu (16) ternyata tidak diculik. Banu dan pacaranya, Sandi (17) ternyata jalan-jalan semalaman suntuk.

"Setelah keduanya (Banu dan Sandi) diperiksa, ternyata bukan diculik. Mereka jalan-jalan saja semalaman," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Nicolas A Lilipali saat dihubungi wartawan, Selasa (29/6/2010).

Senin (28/6) sore, Banu menghilang dari rumahnya di Jalan Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur. Tidak kembalinya Banu hingga malam, keluarga lalu melaporkan dugaan penculikan Banu oleh pengendara mobil Honda Jazz bernopol F 3665.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi lalu melakukan penyelidikan kasus tersebut. Keduanya lalu diamankan di rumah kakak Sandi di kawasan Jakarta pada Selasa (29/6) pagi.

Dari keterangan Banu, dirinya mengaku mengarang cerita penculikan hanya lantaran tidak diperbolehkan berpacaran oleh orangtuanya. "Orangtuanya belum membolehkan dia pacaran, kan masih sekolah," katanya.

Mobil Honda Jazz yang disebut Banu membawa kabur dirinya, ternyata tidak ada. "Mereka naik motor kok," ungkapnya.

Lalu ke mana saja dua sejoli itu? "Rupanya mereka keliling Jakarta semalaman," imbuhnya.

Malam itu, kedua pasangan muda ini pergi ke sebuah warnet. Di situ, mereka chating hingga pukul 01.00 WIB.

"Setelah itu, mereka muter-muter pakai motor," tukasnya.

Puas jalan-jalan berdua, keduanya lalu pergi ke rumah kakaknya Sandi. "Di situ kita amankan keduanya," katanya.

Terkait hal ini, Sandi tidak bisa lepas dari jeratan hukum. Sandi dikenakan Pasal 332 KUHP tentang membawa anak tanpa sepengetahuan orangtuanya.

"Orangtuanya sudah khawatir, mengira diculik benaran," ucapnya.

Sandi juga kemungkinan ditahan atas tindakan itu. Terkait apakah keduanya melakukan hubungan intim, Nicolas mengatakan pihaknya akan melakukan visum terhadap Banu.

"Sejauh ini keduanya mengaku tidak melakukan hubungan intim," ujarnya.

Jika terbukti keduanya melakukan hubungan intim, Sandi bisa dikenakan pasal berlapis. Dia bisa dijerat dengan pasal pencabulan di bawah umur dalam UU Perlindungan Anak.

Kabar penculikan Banu ini pun sempat ramai di situs mikro blogging Twitter. Banyak pihak yang meminta tolong untuk mengabarkan bila mengetahui keberadaan mobil dengan nopol tersebut.

Terkait kejadian ini, polisi mengimbau para orangtua untuk mengawasi anaknya. Pasalnya, anak seusia Banu ini, masih beremosi labil.

"Mereka masih rentan. Kami imbau para orangtua untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya," tandas Nicolas.
(mei/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads