"Kan banyak orang yang mengaku-mengaku polisi, pakai seragam polisi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (29/6/2010).
Sebelumnya dia menegaskan tidak ada perintah dari Mabes Polri atau Polda Metro Jaya untuk memborong majalah yang memberikan rekening mencurigakan milik petinggi Polri. Maka dia tidak yakin bila ada anggota Polri yang mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk memborong majalah yang pereksemplarnya seharga Rp 27 ribu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dikatakannya, Polri akan menindaklanjuti kasus aksi borong majalah Tempo yang terjadi pada 28 Juni dini hari. Terutama informasi mengenai adanya mobil dinas polisi yang dipakai untuk mengangkut ribuan eksemplar majalah tersebut.
"Itu menarik. Nanti saya akan cari tahu lagi deh," janji dia.
(lh/fay)










































