"Tidak mungkin penculik ini sendiri, pasti lebih dari 2 orang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/06/2010).
Sementara itu, menurut sumber detikcom di kepolisian, pelaku penculikan diduga berjumlah 4 orang lebih. Setiap orang, memegang peran yang berbeda-beda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penyelidikan polisi, kawanan penculik ini berada di lokasi yang
berbeda-beda. "Yang mancing korban di mana, yang lainnya di mana," jelas sumber.
Polisi sendiri belum bisa memastikan siapa otak dalam penculikan tersebut. Namun, dari berbagai petunjuk, polisi menduga, otak penculikan adalah rekanan korban.
Viktor diculik pada 10 Juni malam. Sebelum diculik, Viktor sempat pamit ke istrinya, Selvi Magdalena (24) untuk bertemu dengan seseorang di Carefour, Pamulang.
Namun, sejak itu, Viktor tidak pernah kembali pulang ke rumahnya diΒ Jalan Raya Kuta Bumi Blok CD RT 04 RW 06 Kota Baru, Tangerang. Keluarga baru menyadari Viktor diculik setelah mendapatkan pesan singkat yang mengancam jika tidak dikirim uang sebesar Rp 300 juta pada 14 Juni.
Karena belum dipenuhi keinginannya, pelaku lalu mengirimkan SMS yang sama pada 26 Juni dari nomor yang berbeda. Keluarga baru melapor penculikan pada 17 Juni.
Setelah menghilang 15 hari, Viktor baru ditemukan. Namun sayang, Viktor ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir tol di daerah Karawang, Jawa Barat pada Jumat 25 Juni sore tanpa kedua kaki.
(mei/ndr)











































