Mabes Polri Waspadai Ancaman Serangan Teroris pada 1 Juli

Mabes Polri Waspadai Ancaman Serangan Teroris pada 1 Juli

- detikNews
Selasa, 29 Jun 2010 14:35 WIB
Jakarta - Dalam penangkapan terduga teroris di Klaten, Yogyakarta, Abdullah Sonata dkk berencana akan menyerang kegiatan peringatan HUT Bhayangkara Polri. Meski telah menangkap Abdullah Sonata Cs, Polri masih mewaspadai adanya kemungkinan serangan tersebut muncul.

"Ya, kita selalu waspada. Apapun ancaman, dimanapun kita melaksanakan upacara, kewaspadaan selalu diperhatikan saat upacara," ujar. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (29/6/2010).

Menurut Edward, potensi ancaman masih mungkin saja terjadi. Karenanya, Mabes Polri akan melakukan antisipasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita memperkirakan akan banyak orang yang menyaksikan atau ikut upacara, kita tidak ingin dari upacara yang kita gelar ada hal-hal yang menimbulkan korban," tukas jenderal bintang dua ini.

Agar tidak kecolongan, kata Edward, Mabes Polri telah berusaha agar meminimalisir potensi gangguan dan serangan. "Kami mengupayakan maksimal pengamanannya, (mudah-mudahan) amanlah," tambahnya.

Untuk perayaan peringatan HUT Bhayangkari tahun ini Polri akan menggelar upacara di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Sejumlah undangan dari kalangan pejabat negara turut diundang namun tanpa tamu dari pihak luar negeri.

Sementara, untuk acara syukuran, Polri akan menggelarnya di gedung auditorium PTIK pada 6 Juli nanti. Berbeda dengan perayaan 1 Juli, syukuran tanggal 6 Juli tamu undangan dari luar negeri turut diundang.

"Tahun ini 1 juli ngga ada undangan perwakilan negara sahabat. Undangan tamu-tamu dari luar, akan dilakukan pada syukuran pada 6 juli di PTIK, seperti pejabat negara, masyarakat, dan kalangan yang ada kaitan dengan kepolisian, termasuk wartawan, kita undang," jelasnya.

Antisipasi ancaman nanti? "Pokoknya semua unsur kita keluarkan," tandas Edward.

(ape/ndr)


Berita Terkait