Kesepuluh orang itu ditangkap pada Minggu, 27 Juni waktu setempat di Boston, New York, New Jersey dan Virginia. Mereka yang dijuluki "Ilegal" dituduh ditugasi oleh badan intelijen Rusia, SVR untuk masuk ke AS, menggunakan identita palsu dan menjadi warga AS.
Demikian disampaikan Departemen Kehakiman AS dalam statemennya seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (29/6/2010).
Tujuan mereka adalah menjadi "sangat Amerika" sehingga mereka bisa mengumpulkan informasi mengenai AS untuk Rusia dan bisa sukses merekrut sumber-sumber yang ada di dalam atau mampu menembus lingkaran pembuat kebijakan AS," demikian menurut berkas hukum yang diajukan ke pengadilan federal AS.
Namun menurut pejabat Departemen Kehakiman AS, mereka tidak ditugaskan untuk mengumpulkan informasi rahasia. Kebanyakan dari mereka berasal dari Rusia dan dilatih untuk diam-diam menembus AS.
(ita/gah)











































