"Sebaiknya begitu, agar kelihatan independensinya," kata anggota Kompolnas, Adnan Pandu Praja saat dihubungi detikcom, Senin (28/6/2010).
Adnan melanjutkan, membentuk tim independen di internal sebuah institusi sebenarnya bukanlah sesuatu yang aneh. Dengan adanya tim tersebut, hasil penyelidikan yang didapatkan diharap dapat lebih berbobot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompolnas sendiri sebenarnya sudah pernah meminta soal data rekening fantastis milik petinggi Polri kepada PPATK. Namun karena alasan kerahasiaan, PPATK enggan menyerahkan laporan tersebut.
(mok/ddt)











































