"Masih pembicaraan awal. Di level DPD masih ada masalah-masalah teknis yang perlu dibicarakan detailnya," kata Ketum PNBK Indonesia, Eros Djarot, kepada detikcom, Senin (28/6/2010).
Menurutnya wacana membentuk konfederasi sudah lama mengemuka di internal PNBK Indonesia. Ketika PAN datang menawarkan ide bersatu dalam konfederasi, maka tidak butuh waktu lama untuk memahami dan melihat manfaatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia tidak menampik bila menerima konfederasi, berarti melakukan merger dengan PAN kemudian bersama-sama maju ke Pemilu 2014 dengan membawa bendera baru. Menurutnya sepanjang ada kesamaan visi dan misi yang dipejuangkan serta ideologi yang terjamin, maka tidak perlu lagi dipermasalahkan bentuk partainya.
"Kita tidak berpikir egosentris, merger ini tidak transaksional yang bicara untung atau rugi. Partai itu alat perjuangan, tidak perlu kita terlalu romantis-romantis," ujar Eros.
(lh/mok)











































